Minggu, 19 Maret 2017

Mengganti BCA Card Paspor

Apes benar saya hari itu, mana ekonomi lagi menipis, eh pake acara ilang kartu ATM.

Untung saja, kronologisnya saya pahami betul, terakhir saya tarik tunai, mungkin saya tidak mengambil langsung kartu ATM dari tempatnya, saya langsung pergi begitu saja. Pas saya cek ke mesin ATM, ternyata sudah “tertelan”, mungkin seperti itu yang terjadi.

Saya coba cek internet banking, cek saldo saja tidak bisa. Kalau misalkan kartu ATM diambil, pasti saya masih bisa cek saldo, sedangkan ini tidak begitu. Keyakinan ATM tertelan sudah pasti benar.

Untuk meyakinkan diri, hal terpenting adalah menghubungi HALO BCA, untuk “mengamankan”. Proses blokir sementara berlangsung mudah karena detail kronologis kejadian saya ketahui dengan lengkap, begitupun dengan jam transaksi, karena memang sebelum transaksi saya sempat cetak struk penarikan.

Keesokan harinya, saya datangilah kantor cabang BCA terdekat, untuk proses penggantian kartu. Proses penggantian pun cepat, datang bertemu CS, langsung dilayani, dengan membawa syarat buku tabungan dan KTP. Lanjut di sana, mengisi form penggantian kartu, skip hingga akhirnya kartu ATM yang baru selesai diganti. (Kita diberi pilihan sih, mau yang diberi nama atau tidak. Kalau mau kartu yang diberi nama butuh waktu ±10 hari. Kalau yang tanpa nama, bisa hari itu selesai.)

Taaaarrraaa ... Kartu ATM penggantinya ternyata lebih bagus dari kartu ATM sebelumnya, kalau yang sebelumnya berwarna kuning, tanpa fitur tambahan. Kini di kartu ATM yang baru, ada fitur tambahan flazz (e-money).
My Paspor BCA yang baru
Jadi praktis kalau mau isi e-money tidak repot. Untuk transaksi transportasi di Jakarta, tidak perlu menyediakan kartu tambahan khusus e-money  lagi, tapi cukup dengan kartu ATM yang kita punya, bisa jadi kartu flazz. Warna dari kartu yang baru ini juga fresh, dengan warna biru, tampilannya mirip CC.

Sekarang, kartu ATM saya kembali baru dengan tampilan baru, mari kembali bertransaksi. Cpr.

Jenius ala BTPN


Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat perlu dimanfaatkan dengan baik di berbagai bidang, tidak terkecuali perbankan yang memang harus memanfaatkan teknologi yang terus berkembang ini untuk mempermudah lalu lintas transaksi. Penggunaan transaksi virtual, seperti e-banking, e-money, e-statment, e-billing dsb. jadi pilihan yang tidak bisa dihindarkan jika perbankan mau mengambil hati pelanggan yang sudah melek digital.

Bank swasta nasional seperti BCA, kemudian bank plat merah seperti Mandiri dan Bank BRI yang belum lama ini meluncurkan satelitnya sudah melangkah memanfaatkan teknologi informasi lebih dulu, baik melalui internet banking, aplikasi android dll. dalam rangka mempermudah nasabah dalam transaksi perbankan.

Hal yang sama juga akhirnya dilakukan BTPN. Bank yang saya kenal dulu hanya sebagai banknya pegawai pensiun, kini banting stir. Ya memang karena singkatan BTPN adalah Bank Tabungan Pensiunan Nasional. Kini BTPN mau lebih dikenal dengan modernisasinya, dengan bank yang tak kalah untuk akrab dengan teknologi.

Belum lama ini BTPN meluncurkan produk baru mereka, yang sepertinya menyasar nasabah berjiwa muda. BTPN sepertinya mau melepas stigma sebagai hanya “bank pensiunan”, dengan meluncurkan produk terbarunya “Jenius”. Produk tabungan yang memudahkan nasabahnya untuk mengakses tabungannya melalui aplikasi di ponsel pintarnya. Disisi lain, kemudahan transaksi masa kini diakomodir dalam produk yang diberi nama Jenius ini.

Jenius diluncurkan oleh BTPN pada Kamis, 11 Agustus 2016 di Hotel Four Seasons, Jakarta. Jenius dikembangkan untuk membantu masyarakat (nasabah) dalam mengatur life finance secara lebih mudah, cerdas dan aman melalui ponsel pintar berbasis android atau iOS. Fitur unggulan yang ditawarkan dari Jenius salah satunya $Cashtag yang menjadikan nama sebagai nomor rekening. Dan inilah yang jadi alasan pertama  saya untuk mencoba join bersama Jenius.

Fitur unggulan lain yang ditawarkan Jenius adalah Send It adalah untuk kirim uang ke rekening bank (antar dan sesama) nomor ponsel atau alamat email. Pay Me untuk mengirim permintaan uang. Split Bill untuk membantu berbagi tagihan dengan teman atau keluarga. Dream Saver untuk menabung harian secara otomatis untuk mimpi tertentu. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan Jenius untuk bertransaksi dengan ekosistem perbankan nasional dan sistem pembayaran internasional melalui debit Visa.


Registrasi
Proses registrasi menurut saya very simple and easy. Karena saya ingin mendapatkan cash tag atas nama saya, “cocoper6”, saya buru-buru registrasi supaya tidak diambil calon nasabah lain.

Download dulu aplikasi Jenius dari Play Store, karena saya pemilik android phone. Setelah download, ikuti instruksi dari aplikasi ini. Detailnya saya lupa, karena waktu itu tidak sempat catat dan saya buat karena langsung penasaran dengan apa itu Jenius.

Proses registrasi ini memerlukan identitas pendukung, seperti KTP, tanda tangan, email aktif, nomor handphone, real photo yang semuanya akan dipandu dari aplikasi Jenius ini. Pokonya, ikuti saja deh prosesnya. Saat proses itu nanti kita akan diminta membuat cash tag, dan saya kalau tidak salah ingat, $cocoper6 sebagai penanda my jenius. Meski begitu, tetap ada nomor rekening resmi sebagai penanda transaksi antar bank. Jadi meski Jenius menawarkan “$Cashtag yang menjadikan nama sebagai nomor rekening”, tetap nomor rekening konvensional ada.

Pada saat registrasi tersebut kita juga akan diarahkan untuk memasukan data alamat dimana nantinya BTPN akan mengirimkan kartu debit Visa Jenius milik kita. BTPN mengharuskan untuk sementara ini, baru wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yang dilayani produk ini, untuk kemudahan korespondensi (dugaan saya).

Saat registrasi selesai, saya bisa lihat beberapa fitur tersedia di dalam aplikasi Jenius ini, seperti menu Dashboard, In&Out (ringkasan transaksi masuk dan keluar), Card Center  (untuk aktivasi kartu debit Visa Jenius, ubah pin dan blokir kartu), Save It (untuk menabung Flexi Saver menawarkan bunga 5% dan Dream Saver adalah alokasi tabungan untuk kebutuhan tertentu yang diinginkan), Awards (ada hadiah buat kita yang mengundang teman untuk join dengan Jenius dan free transaction 100 bebas biaya), Send It (untuk transfer dana, membayar tagihan telepon, isi pulsa, listrik dan air, e-commerce, tiket transportasi, tagihan tv dan internet), Split Bill, Pay Me, Jenius Contact, Find Us, Jenius Help, Jenius Token.
Jenius $cocoper6
Tidak lama untuk menunggu kiriman surat dari Jenius yang berisi karti debit Visa atas rekening kita. Dalam amplop surat bewarna ungu hanya berisi satu lembar kertas petunjuk aktivasi kartu dan kartu debit Visa atas nama saya dengan warna orange.

Oh iya, habis dapat kartu, kita aktivasi kartunya melalui Jenius app nya dulu. Setelah itu, kita datangi kantor cabang BTPN terdekat dan minta dibantu aktifkan nomor rekening kita agar bisa digunakan transaksi perbankan secara penuh. Cepat ternyata prosesnya, CS nya saat itu bilang butuh waktu 2 hari, tapi ternyata hanya butuh waktu beberapa jam saja. Email notifikasinya datang lebih cepat dari waktu 2 hari, yakni hanya butuh waktu 2 jam saja.

Kelebihan lain dari Jenius antara lain tidak ada biaya admin bulanan, tidak ada saldo minimum, tidak perlu saldo awal, tidak ada biaya kartu, tidak ada biaya penalti, tidak ada biaya pembukaan dan penutupan akun, tidak ada biaya pembayaran tagihan serta biaya untuk transaksi e-commerce.


Jadi, bagi yang ingin punya tabungan tanpa takut digerogoti biaya admin bulanan dan yang ingin juga punya kemudahan dalam bertransaksi, Jenius bisa jadi pilihan tepat. Ayo, buruan gabung, supaya bisa rasakan $cashtag ala Jenius dan menikmati promo kelebihan Jenius ini. Seperti kata saya tadi, “very simple and easy” dan menurut Jenius sendiri yang menawarkan “life finance secara lebih mudah, cerdas dan aman melalui ponsel pintar”, Jenius bisa jadi teman dalam dunia perbankan. Selamat mencoba ya! Cpr.